You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Pekon Sidodadi
Pekon Sidodadi

Kec. Pagelaran, Kab. Pringsewu, Provinsi Lampung

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEKON SIDODADI KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG

Pekon Sidodadi Menggelar Pertunjukan Seni Kuda Kepang

AGATA ALVI DWI TANTRI 28 Juli 2023 Dibaca 276 Kali
Pekon Sidodadi Menggelar Pertunjukan Seni Kuda Kepang

Sebagai bentuk ucapan syukur atas karunia yang diberikan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan untuk merayaan bulan Muharram atau sering dikenal dengan istilah bulan suro, warga masyarakat Pekon Sidodadi menggelar kesenian tradisional kuda kepang dari sanggar seni Sekar Budoyo, yang dilaksanakan di RT 004 dusun 002, Desa Sidodadi, Kec. Pagelaran, Kab. Pringsewu tepatnya di kediaman Bapak Sudibyo pada hari Jum'at, 28 Juli 2023.

Tari kuda kepang ini sudah berdiri pada tahun 1980 dibawah pimpinan Alm. Mbah Sumo dan sekarang dilanjutkan kepimpinannya oleh Bapak Aip. Pada zaman dahulu pembentukan kelompok tari kuda kepang didukung oleh partisipasi seluruh masyarakat Desa Sidodadi yang berupa partisipasi dana sumbangan untuk membeli alat musik kuda kepang, ada yang menyumbang berbentuk uang tunai, ada yang menyumbang berupa gabah (padi) satu karung, beras 1 Kg bahkan lebih dari satu kilogram. Pada tahun 1980 Desa Sidodadi masih tergabung dengan Desa Wayngison dengan nama Dusun Bedeng I, kemudian pada tahun 2012 tepatnya pada tanggal 24 September 2012 Desa Sidodadi mulai mekar dari yang tadinya Desa Wayngison menjadi desa yang berdiri sendiri di bawah pimpinan Kepala Desa Bapak Hariyatno sesuai dengan keputusan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Setelah Desa Sidodadi mekar kemudian dibentuk sanggar kelompok tari kuda kepang yang bernama Sanggar Sekar Budoyo. Menurut Bapak Panidi dan Mbah Tulus selaku pengurus sanggar dan pawang kuda kepang mengatakan bahwa Sekar Budoyo terdiri dari dua kata yaitu sekar yang artinya “kembang” dan budoyo yang artinya “budaya”. Berdasarkan arti tersebut memiliki makna bahwa budaya tari kuda kepang terus berkembang di Desa Sidodadi, dimana Desa Sidodadi memiliki arti “wes sido yo dadi”. Jadi diharapkan bahwa Sanggar Sekar Budoyo terus dijalankan dari generasi ke generasi dan sido (sudah) dikembangkan supaya dadi (jadi) budaya yang berkembang. 

Perayaan seni kuda kepang ini dilakukan dan diinisiasi oleh warga masyarakat Pekon Sidodadi sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, salain itu untuk meningkatkan tali silaturahmi antar warga masyarakat, sekaligus sebagai salah satu bentuk mencintai budaya Indonesia dengan mempertahankan dan mengenalkan budaya kuda kepang secara turun-temurun. 

Bapak Hariyatno, selaku kepala desa Pekon Sidodadi mengharapkan bahwa mudah-mudahan Pekon Sidodadi kedepannya dapat terus terjalin kerukunan antar warga masyarakat, menjadi desa yang aman, nyaman dan makmur.

 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBP 2021 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 583.430.219,00 Rp 1.317.061.348,00
44.3%
Belanja
Rp 289.554.800,00 Rp 1.407.272.687,00
20.58%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp -11.211.339,00
0%

APBP 2021 Pendapatan

Hasil Usaha Pekon
Rp 0,00 Rp 2.500.000,00
0%
Dana Desa
Rp 390.089.200,00 Rp 870.223.000,00
44.83%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Alokasi Dana Pekon
Rp 159.998.219,00 Rp 399.995.548,00
40%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 33.342.800,00 Rp 33.342.800,00
100%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 1.000.000,00
0%

APBP 2021 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Pekon
Rp 135.776.300,00 Rp 443.371.800,00
30.62%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Pekon
Rp 86.778.500,00 Rp 312.129.387,00
27.8%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Pekon
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pekon
Rp 0,00 Rp 87.771.500,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Pekon
Rp 67.000.000,00 Rp 554.000.000,00
12.09%